C INTA TANAH AIR

C INTA TANAH AIR

DAF TAR ISI

IDENTITAS
DAF TAR IS I
P ENDAH U L U AN ……………………………………………………………………………………………… 3
Kegiatan Belajar 1:
P ENG ER TIAN ,F U NG S I DAN IS I P ANC AS IL A
Tujuan …………………………………………………………………. 5
U raian Materi ……………………………………………………….. 5
1. Pengertian Pancasila………………………………………..
5
2. Fungsi Pancasila ……………………………………………..
5
3. Isi Pancasila …………………………………………………..
6
Tugas Kegiatan 1 …………………………………………………. 8
Kegiatan Belajar 2:
S EJ AR AH DAN R U M U S AN P ANC AS IL A S ER TA
S U M P AH P EM U DA DAN M AK NANYA
Tujuan ……………………………………………………………….. 9
U raian Materi ………………………………………………………
9
1. Sejarah Perumusan Pancasila ……………………….. 9
2. Rumusan Pancasila yang Sah ……………………….. 10
3. Makna Sumpah Pemuda ……………………………. 12
Tugas kegiatan 2 ………………………………………………..
14
Kegiatan Belajar 3:
P ENTING NYA K EB ER ADAAN, K EG U NAAN DAN
P ENG AM AL AN P ANC AS IL A B ER IK U T NIL AI-NIL AI
YANG B ER K AITAN DENG AN C INTA TANAH AIR
Tujuan ………………………………………………………………… 15
U raian Materi ………………………………………………………. 15
1. Pentingnya Keberadaan danKegunaan Pancasila . 15
2. Isi Nilai Moral …………………………………………………. 17
3. Menerapkan Nilai yang Berkaitan dengan Cinta
Tanah Air ………………………………………………………. 18
Tugas kegiatan 3 ………………………………………….. ……
19
P ENU TU P ……………………………………………………………………………………………………. 21
– Kunci Tugas …………………………………………………………………………………………….. 22
DAF TAR P U S TAK A ………………………………………………………………………………………. 24


PENDAHULUAN

Dalam Makalah Saya  akan membahas tentang Cinta Tanah Air, yang diawali dengan Sejarah
dan Rumusan Pancasila yang akan dijadikan Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa
berikut Pengamalannya serta makna dari Sumpah Pemuda.
Pernahkah Anda mendengar kata Cinta Tanah Air ?
Agar Anda lebih jelas mempelajarinya, modul ini dibagi dalam 3 kegiatan belajar, yaitu :
1. Pengertian, Fungsi da Isi Pancasila.
2. Sejarah dan Rumusan Pancasila.
3. Pentingnya Pengamalan Pancasila.
Setelah mempelajari makalah ini Anda diharapkan dapat mengamati dan menilai terhadap
masyarakat lingkungan sekitar Anda tentang perbuatan yang sesuai dengan Cinta Tanah
Air.
Sebagai pelengkap bacalah buku sumber yang sesuai dengan makalah ini termasuk UUD
1945 dan Amandemennya.
Pelajari modul ini secara bertahap kegiatan demi kegiatan dan kerjakan tugasnya pada
setiap kegiatan, karena dengan mengerjakan tugas tugas tersebut Anda dapat menilai
kemampuan sendiri yang berkaitan dengan modul yang telah Anda pelajari.
Cocokanlah jawaban Anda dengan kunci tugas yang telah tersedia di belakang modul ini,
dan diharapkan tidak melihat kunci jawaban sebelum mengerjakan tugas, karena hal ini
tidak dapat menilai kemajuan belajar Anda sendiri.
Bila tugas Anda kurang memuaskan, Anda harus mengulang kembali untuk mempelajari
makalahini.
makalah ini dapat Anda pelajari dalam waktu kurang lebih 8 jam.


PENG ERTIAN, FUNG SI DAN ISI PANCASILA

Setelah mempelajari kegiatan belajar ini Anda diharapkan dapat:
1. menjelaskan pengertian Pancasila;
2. menyebutkan fungsi Pancasila; dan
3. menjelaskan isi Pancasila.
Selamat jumpa para siswa!
Pada modul 1 Anda telah mempelajari tentang Toleransi, dalam modul 2 ini kita akan
membahas Cinta Tanah Air, diawali dengan pengertian, fungsi dan isi Pancasila berikut
pengamalannya.

1. Pengertian Pancasila

Tentunya Anda tahu apa itu Pancasila?
Untuk lebih jelasnya, Pancasila diartikan sebagai lima dasar yang dijadikan
Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa. Suatu bangsa tidak akan berdiri
dengan kokoh tanpa dasar negara yang kuat dan tidak akan dapat mengetahui dengan
jelas, kearah mana tujuan yang akan dicapai tanpa Pandangan Hidup.
Dengan dasar negara, suatu bangsa tidak akan terombang ambing dalam menghadapi
berbagai permasalahan baik yang dari dalam maupun dari luar.
Kalau kita umpamakan membangun rumah tanpa dasar yang kuat rumah tersebut akan
cepat roboh.
Coba Anda berikan contoh yang lain!

2. Fungsi Pancasila.

Fungsi pokok Pancasila adalah sebagai Dasar Negara. Selain fungsi pokok Pancasila
sebagai Dasar Negara ada fungsi yang lainnya yaitu:
– Pandangan Hidup Bangsa Indonesia yaitu yang dijadikan pedoman hidup bangsa
Indonesia dalam mencapai kesejahteraan lahir dan batin dalam masyarakat yang
heterogen (beraneka ragam).
– Jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia, artinya Pancasila lahir bersama
denganlahirnya bangsa Indonesia dan merupakan ciri khas bangsa Indonesia dalam
sikap mental maupun tingkah lakunya sehingga dapat membedakan dengan bangsa
lain.
– Perjanjian Luhur artinya Pancasila telah disepakati secara nasional sebagai dasar
negara tanggal 18 Agustus 1945 melalui sidang PPKI (Panitia Persiapan
kemerdekaan Indonesia).
– Sumber dari segala sumber tertib hukum artinya; bahwa segala peraturan perundang-
undangan yang berlaku di Indonesia harus bersumberkan Pancasila atau tidak
bertentangan dengan Pancasila.
– Cita- cita dan tujuan yang akan dicapai bangsa Indonesia, yaitu masyarakat adil dan
makmur yang merata materiil dan spiritual yang berdasarkan Pancasila.


Melihat besarnya kedudukan Pancasila sebagaimana disebutkan tadi, Anda sebagai
generasi muda yang akan meneruskan perjuangan bangsa Indonesia, perlu
memelihara dan melestarikannya, dengan menghayati dan mengamalkannya dalam
kehidupan sehari-hari.
Apakah Anda telah paham untuk memberikan contohnya, bila belum Anda dapat melihat

3. Isi Pancasila.

Pancasila juga merupakan sarana atau wadah yang dapat mempersatukan bangsa
Indonesia, sebab Pancasila adalah falsafah, jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia
yang mengandung nilai-nilai dan norma – norma yang luhur.
Kita menyadari bahwa Pancasila sebagai norma dasar dan nilai moral yang hidup dan
berkembang dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Nilai-nilai itu adalah Pandangan
Hidup, Kesadaran dan Cita hukum, cita-cita mengenai Kemerdekaan, Keadilan Sosial,
Politik, Ekonomi, Keagamaan dll.
Nilai-nilai inilah yang dirumuskan dan disyahkan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus
1945 menjadi norma – dasar kita.
Kita hidup dalam masyarakat yang beraneka ragam coraknya, maka harus kita amalkan
dalam kehidupan sehari-hari dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Setiap masyarakat mempunyai norma dan aturan yang tidak boleh kita langgar, sebab
bila dilanggar, maka sanksinya tidak dihargai dan tidak diakui oleh masyarakat.
Coba Anda sebutkan salah satu norma yang terdapat dalam masyarakat!
Norma yang terdapat dalam masyarakat terdiri dari 4 macam, yaitu:
1. Norma Agama bersumber dari Tuhan melalui utusannya yang berisikan peraturan
hidup yang diterima sebagai perintah– perintah, larangan-larangan dan anjuran-
anjuran yang berasal dari Tuhan. Sebagian besar norma agama bersifat umum, jadi


berlaku bagi seluruh golongan manusia di dunia terlepas dari agama yang dianut.
Contoh, semua agama mengajarkan agar umatnya tidak berdusta; sanksinya adalah
“rasa berdosa “.
2. Norma Kesusilaan yang dianggap sebagai aturan yang datang dari suara hati
sanubari manusia; dari bisikan kalbu atau suara batin yang diakui dan diinsyafi oleh
setiap orang sebagai pedoman dalam sikap dan perbuatannya. Misalnya, suara batin
kita memerintahkan “Hendaknya engkau berlaku jujur“. Penyimpangan dari norma
kesusilaan dianggap salah atau jahat sehingga pelanggarnya akan diejek atau disindir.
Bila penyimpangan kesusilaan dianggap keterlaluan maka pelakunya akan dikucilkan.
3. Norma Kesopanan merupakan peraturan hidup yang timbul dari pergaulan
segolongan manusia dan dianggap sebagai tuntunan pergaulan sehari-hari
sekelompok masyarakat. Misalnya menegaskan agar orang muda menghormati orang
yang lebih tua. Bila dilanggarnya sanksinya adalah dikucilkan dari pergaulan hidup
bermasyarakat.
4. Norma Hukum adalah aturan tertulis maupun tidak tertulis yang berisikan perintah
atau larangan yang memaksa dan yang akan menimbulkan sanksi yang tegas bagi
setiap orang yang melanggarnya.
Keempat Norma ini berlaku dan terdapat pada masyarakat Indonesia yang masinng-
masing norma mempunyai perbedaan satu sama lain. Khusus Norma Hukum yang dibuat
oleh lembaga yang berwenang, untuk membuatnya (negara) dan dari segi sanksinya
lebih tegas dan jelas serta dapat dipaksakan dalam pelaksanaannya.
Nah kiranya Anda telah mengerti dan memahami tentang apa yang dijelaskan tadi. Untuk
itu, coba Anda tulis pengertian, fungsi, dan isi Pancasila. Secara singkat, dan tulis pula
contoh perbuatan yang telah Anda lakukan di masyarakat sekitar Anda sesuai dengan
sila-sila Pancasila, dengan mengisi kolom yang telah tersedia!
1)
Pengertian, Fungsi, dan Isi Pancasila
1. Arti Pancasila
2. Fungsi Pancasila :
3. Isi Pancasila
2) Bagaimana dengan pertanyaan di atas?

Bila Anda mendapatkan kesulitan, untuk No. 1 silahkan Anda lihat kembali uraian tentang
Pengertian, Fungsi dan Isi Pancasila.
Sedangkan untuk No. 2: dapat Anda lihat pada uraian di bawah ini.
Sila – sila
Perbuatan
1. Ketuhanan Yang Maha Esa.
1. Menghormati orang yang sedang
melakukan Ibadah.
2. Kemanusiaan yang adil dan
2. Menengok orang sakit
beradab
3. Persatuan Indonesia.
3. Menjalin kerjasama.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh 4. Bermusyawarah dalam menyele-
hikmah kebijaksanaan dalam
saikan masalah.
permusyawaratan/perwakilan.
5. Keadilan sosial bagi seluruh
5. Tidak membedakan si kaya dan si
rakyat Indonesia.
miskin
Bila Anda telah mengisi kolom–kolom itu berarti Anda telah menyelesaikan kegiatan
belajar 1.
Untuk mengukur keberhasilan belajar Anda, silahkan kerjakan tugas berikut ini!
Setelah selesai, cocokan jawaban Anda dengan kunci jawaban pada akhir modul ini.
Jika jawaban Anda cocok, selamat! Berarti Anda telah memahami Arti, Fungsi dan Isi
Pancasila.
Selamat belajar, sampai bertemu lagi pada kegiatan belajar berikutnya.

Kegiatan 1

Jawablah pertanyaan di bawah ini:
1. Jelaskan pengertian Pancasila sebagai Dasar Negara!
2. Jelaskan Fungsi Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa!
3. Jelaskan Fungsi Pancasila sebagai Sumber dari segala sumber tertib Hukum!
4. Sebutkan Norma-norma yang berlaku pada masyarakat Indonesia!
5. Sebutkan Nilai-nilai yang dirumuskan dan disyahkan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus
1945 yang dijadikan Norma Dasar kita!


SEJARAH DAN RUMUSAN PANCASILA SERTA
SUMPAH PEMUDA DAN MAKNANYA

Setelah mempelajari materi kegiatan belajar 2 ini Anda dapat :
1. menjelaskan Sejarah perumusan Pancasila;
2. menyebutkan hasil rumusan-rumusan Pancasila; dan
3. menjelaskan makna Sumpah Pemuda.
Selamat jumpa!
Kita telah membahas pengertian, fungsi, dan isi Pancasila yang berkaitan dengan
Cinta Tanah Air.
Pada kegiatan belajar ini kita akan membahas tentang sejarah dan rumusan Pancasila serta
Sumpah Pemuda dan maknanya sebagai kelanjutan dari kegiatan belajar 1.
Siapkanlah UUD 1945 dan Amandemennya.

1. Sejarah Perumusan Pancasila

Anda masih ingat, apa Pancasila?
Kita ketahui bersama bahwa Pancasila itu tidak lahir secara mendadak, melainkan dengan
melalui proses yang panjang. Nilai-nilai Pancasila telah hidup dan berkembang sejak
manusia Indonesia itu ada.
Lahirnya Pancasila digali dari bumi Indonesia sendiri yang memang bukanlah kita meniru
dari bangsa lain, tetapi sudah berurat berakar dalam sifat dan tingkah laku masyarakat
Indonesia. Karena itu bangsa Indonesia lahir dengan kepribadiannya sendiri, yang
bersamaan dengan lahirnya bangsa dan negara itu.
Kepribadian itu ditetapkan sebagai Pandangan Hidup dan Dasar Negara, kita percaya
pada diri sendiri, karena percaya pada diri sendiri juga merupakan salah satu ciri
kepribadian bangsa Indonesia.
Sebagai contoh lain sifat dan kepribadian bangsa yaitu mempercayai adanya Tuhan
Yang Maha Esa.
Coba Anda berikan contoh yang lainnya!
Bila Anda telah memahami pengertian Pancasila, sekarang kita lanjutkan pada Sejarah
“Perumusan Pancasila“.
Pembahasan mengenai Dasar Negara Indonesia dilakukan pertamakali pada Sidang
Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang
berlangsung mulai tanggal 29 Mei sampai 1 Juni 1945. Pada sidang tersebut terdapat
usulan –usulan tentang Dasar Negara, usulan-usulan yang dikemukakan adalah :

Kegiatan Belajar 2


a. Prof. Mr. Muhammad Yamin
Mengusulkan Dasar Negara dalam pidatonya tidak tertulis pada tanggal 29 Mei 1945
dalam sidang BPUPKI yaitu:
1) Peri Kebangsaan.
2) Peri Kemanusiaan.
3) Peri Ketuhanan.
4) Peri Kerakyatan.
5) Kesejahteraan rakyat.
Setelah selesai berpidato, Beliau menyampaikan pula usulan-usulan tertulis naskah
rancangan UUD RI. Dalam pembukaan itu tercantum rumusan lima dasar yaitu:
1) Ketuhanan Yang Maha Esa.
2) Kebangsaan Paersatuan Indonesia.
3) Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab.
4) Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/
Perwakilan.
5) Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
b. Usulan Prof. Mr. Dr. R Soepomo (31 Mei 1945).
1) Paham persatuan.
2) Perhubungan Negara dan Agama.
3) Sistem badan permusyawaratan.
4) Sosialisasi Negara.
5) Hubungan antar bangsa yang bersifat Asia Timur Raya.
c. Usulan Ir. Soekarno
Tanggal 1 Juni 1945 Beliau mengemukakan usulan mengenai Dasar Negara
Indonesia merdeka yaitu:
1. Kebangsaan Indonesia.
2. Internasionalisme atau Perikemanusiaan.
3. Mufakat atau Demokrasi.
4. Kesejahteraan Sosial.
5. Ketuhanan yang berkebudayaan.
Nah! ke lima Dasar Negara ini Beliau mengusulkan pula agar diberi nama Pancasila.
BPUPKI pada sidang pertamanya belum mencapai kata sepakat tentang Dasar Negara
Indonesia merdeka.
O leh karena itu, dibentuklah panitia kecil yang membahas usulan-usulan yang diajukan
dalam sidang BPUPKI baik secara lisan maupun tertulis yang disebut panitia Sembilan
yang diketuai oleh Ir. Soekarno.
Adapun anggotanya terdiri dari tokoh tokoh Nasional yang mewakili golonganI s l a m
dan golongan Nasional, yaitu:
Drs. Moch Hatta, Mr. A.A Maramis, Mr. Muh Yamin, Mr. Ahmad Soebardjo, Abdul Kahar
Muz akar, KH. W ahid Hasyim, Abi Kusno, Tjokrosoejoso dan Haji Agus Salim.
Coba Anda hafalkan kembali nama-nama anggota panitia Sembilan!

2. Rumusan Pancasila yang Sah

Panitia Sembilan pada tanggal 22 Juni 1945, berhasil menyusun suatu naskah yang
kemudian disebut Piagam Jakarta.
Yang di dalamnya tercantum rumusan Dasar Negara sebagai berikut:


1. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.
2. Kemanusiaan yang adli dan beradab
3. Persatuan Indonesia.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/
Perwakilan.
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Dari beberapa rumusan yang diusulkan itu, mana menurut Anda yang paling sesuai
dengan kepribadian Bangsa Indonesia?
Hasil kerja panitia Sembilan itu belum dapat pengesahan dari BPUPKI, karena mereka
belum mewakili seluruh golongan masyarakat Indonesia dan rumusan dasar negara
yang dihasilkan itu masih dianggap belum terumuskan secara jelas.
Untuk memantapkan hasil kerja BPUPKI dan sejalan dengan perkembangan sejarah,
maka dibentuklah Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang bersidang
pada tanggal 18 Agustus 1945, yang kedudukannya sama dengan badan perwakilan
rakyat dan anggotanya ditambah dari wakil-wakil daerah dan golongan yang segera
ditugaskan untuk menyusun alat-alat kelengkapan negara yang diperlukan.
Dalam sidangnya PPKI menghasilkan:
1. Menetapkan dan mengesahkan UUD RI.
2. Memilih Ir. Soekarno sebagai Presiden dan Drs.Moch Hatta sebagai wakil Presiden.
3. Sebelum dibentuk MPR dan DPR Presiden dibantu oleh suatu Komite Nasional
Indonesia Pusat (KNIP) untuk sementara waktu. Dalam pengesahan tersebut terdapat
rumusan Pancasila sebagai Dasar Negara yang tercantum dalam Pembukaan UUD
1945 berikut sistematikanya, sebagai berikut:
– satu
: Ketuhanan Yang Maha Esa.
– kedua
: Kemanusiaan yang adil dan beradab.
– ketiga
: Persatuan Indonesia.
– keempat
: Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam
Permusyawaratan/Perwakilan.
– ke lima
: Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Jelaslah bahwa rumusan Pancasila yang sah dan benar tercantum dalam Pembukaan
UUD 1945.
Coba! Anda buka UUD 1945 dan perhatikan alinea mana yang memuat rumusan
Pancasila tersebut, dalam pembukaan UUD 1945?
Benar sekali; rumusan tersebut tercantum pada alinea 4.
Setelah Anda mempelajari uraian materi tentang rumusan Pancasila, untuk lebih jelasnya
bagaimana suasana sidang BPUPKI ketika merumuskan Pancasila, coba Anda amati
gambar berikut:
Suasana sidang BPUPKI pada saat membicarakan dasar negara
dan UUD N egara R I.


Berikut ini kita lanjutkan tentang perwujudan Cinta Tanah Air yaitu Sumpah Pemuda.

3. Makna Sumpah pemuda.

Masih ingatkah Anda isi Sumpah Pemuda, coba bacakan kembali.
Sumpah Pemuda yang dicetuskan tanggal 28 Oktober 1928. Menurut Sejarah
menunjukkan bahwa perjuangan bangsa Indonesia dengan keberanian melahirkan
persatuan dan kesatuan bangsa yang saat sekarang ini perlu dipupuk.
Persatuan dan Kesatuan Sumpah Pemuda dapat memberikan ide/gagasan atau
membimbing generasi yang akan datang untuk tetap tegaknya negara kesatuan RI.
Nilai-nilai Sumpah Pemuda perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan
memahami dan menyadari kemajemukan (keanekaragaman) masyarakat Indonesia,
misalnya tidak boleh menbeda-bedakan teman berdasarkan suku bangsa, Agama dan
menggunakan bahasa Indonesia dalam pergaulan sehari-hari dengan baik dan benar.
Coba Anda berikan contoh lain yang pernah dilakukan!
Sumpah Pemuda sebagai tonggak Penegas Persatuan bangsa Indonesia dapat
mencegah perpecahan bangsa, guna memelihara stabilitas pembangunan Nasional untuk
mengisi kemerdekaan. Jika ada hambatan seperti mengaggap suku bangsanya lebih
baik dari yang lain atau menganggap agamanya paling baik dsb, dapat kita atasi bila
kita mengamalkan isi Sumpah Pemuda, sebab tanpa persatuan dan kesatuan, apapun
yang dicita-citakan oleh negara dan bangsa tidak akan berhasil.
Anda tahu bahwa sila ketiga Pancasila mengandung makna Cinta Tanah Air, yang artinya
Cinta kepada Negara tempat kita memperoleh kehidupan dan mengalami kehidupan
semenjak lahir sampai akhir hayatnya.
Oleh sebab itu kita selalu tanggap serta waspada terhadap setiap kemungkinan ancaman,
gangguan dan rongrongan yang dapat membahayakan Persatuan dan Kesatuan Bangsa
baik yang datang dari luar maupun dari dalam negeri.
Dalam UUD 1945 pasal-pasal yang berhubungan dengan Persatuan dan Kesatuan yaitu:
a. Pasal 1 ayat (1) UUD 1945, bahwa Negara Indonesia adalah Negara
Kesatuan yang berbentuk Republik.
b. Pasal 30 ayat (1) UUD 1945 berbunyi: “tiap-tiap Warga Negara berhak
dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan Negara“. ayat (2) berbunyi: “Syaraf-
syaraf pembelaan Negara diatur dengan UU”.
c. Pasal 32 berbunyi: “Pemerintah Indonesia memajukan Kebudayaan
Nasional“.
d. Pasal 35 berbunyi: “Bendera Negara Indonesia ialah Merah Putih“.
e. Pasal 36 berbunyi: “Bahasa Negara ialah Bahasa Indonesia“.
Semua pasal-pasal itu mengatur masalah persatuan dan memperkokoh kesatuan dalam
memajukan cita-cita bersama dan makna yang terkandung didalamnya, bahwa Persatuan
dan Kesatuan itu merupakan syarat mutlak bagi tegaknya suatu Negara dan Bangsa.
Coba: Anda buka UUD 1945, simak dan hafalkan pasal-pasal yang berkaitan dengan
Persatuan dan Kesatuan.
Jika Anda telah memahami tentang makna Sumpah Pemuda, mari kita lanjutkan pada
bahasan berikut tentang tindakan dan perbuatan yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila,
terutama Sila Persatuan Indonesia antara lain:
a. Menempatkan Persatuan dan Kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan Bangsa
dan Negara, sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
b. Sanggup dan rela berkorban demi kepentingan Bangsa dan Negara.

13

c. Cinta Tanah Air dan Bangsa.
d. Bangga berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
Coba Anda berikan contoh lain tentang tindakan dan perbuatan yang sesuai
dengan Sila Persatuan Indonesia!
Mencintai Tanah Air dan Bangsa mendorong setiap warga negara untuk
lebih mengenal dan menghayati, adat istiadat dan kehidupan Bangsa Indonesia yang
beraneka ragam coraknya dari seluruh Tanah Air.
Sudah menjadi kewajiban Bangsa memajukan pergaulan demi Persatuan dan Kesatuan
Bangsa yang ber Bhinneka Tunggal Ika.
Sebagai perwujudannya adalah Sumpah Pemuda.
Apa itu Sumpah Pemuda?
Kita ketahui bahwa Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 adalah Cerminan dari tekad dan
ikrar para Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa.
Pada saat itu mereka tidak membeda-bedakan Suku, Pulau, dan Organisasi mana, karena
tekad mereka ingin bersatu untuk merebut Kemerdekaan dari para penjajah. Semangat
Persatuan pada waktu itu sangat menonjol, mereka bertekad hidup atau mati tiada jalan
lain untuk merebut kemerdekaan kecuali bersatu padu.
Hasil dari tekad dan ikrar para pemuda yaitu pernyataan Sumpah Pemuda yang berbunyi:
1. Kami putra putri Indonesia mengaku, bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
2. Kami putra putri Indonesia mengaku, berbangsa satu bangsa Indonesia.
3. Kami putra putri Indonesia mengaku, menjunjung bahasa persatuan bahasa
Indonesia.
Ketiga keputusan tersebut dipatuhi oleh semua perkumpulan kebangsaan Indonesia.
Keyakinan persatuan Indonesia diperkuat dengan memperhatikan dasar persatuan,
yaitu Kemauan, Sejarah, Bahasa, Hukum adat dan Pendidikan.
Adapun makna Sumpah Pemuda menjadi tonggak penegas yang sangat penting dalam
sejarah atau lebih jelasnya, bahwa kita wajib menjujung tinggi persatuan Indonesia
berdasarkan prinsip Bhinneka Tunggal Ika.
Kita bangga bertanah air, berbangsa dan berbahasa Indonesia; Karena itu kita wajib
mencintai tanah air,bangsa dan bahasa Indonesia.
Simaklah baik-baik isi dan makna Sumpah Pemuda tersebut, seandainya Anda masih
belum hafal isi Sumpah Pemuda, silahkan isi dan lengkapi kalimat pada kolom yang
tersedia:
Sumpah Pemuda
1. Kami putra putri Indonesia, mengaku,……………………………
2. Kami putra putri Indonesia, mengaku,……………………………
3. Kami putra putri Indonesia, mengaku……………………………


Nah! Anda telah selesai mempelajari tentang Sejarah Pancasila dan Rumusannya serta
Sumpah Pemuda. Untuk mengukur keberhasilan Anda belajar, kerjakan tugas berikut
ini. Setelah selesai cocokkan jawaban Anda dengan kunci jawaban pada akhir modul.
Jika jawaban Anda cocok, selamat! Berarti Anda telah memahami Sejarah dan Rumusan
Pancasila serta makna Sumpah Pemuda.
Jika tidak cocok ulangi kembali untuk mempelajarinya.
Selamat belajar!

Kegiatan 2

Jawablah pertanyaan di bawah ini!
1. Uraikan secara singkat sejarah Pancasila!
2. Tulislah rumusan Pancasila yang akan dijadikan Dasar Negara yang diusulkan oleh
Prof. Mr. Muhamad Yamin!
3. Bagaimanakah rumusan Pancasila sebagai Dasar Negara yang sah dan benar yang
tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 (secara sistematika)?
4. Jelaskan makna Sumpah Pemuda!
5. Berikan 3 contoh Nilai-nilai Sumpah Pemuda yang perlu diterapkan dalam kehidupan

sumber : http://74.125.153.132/search?q=cache%3Aid3lRtI7vZgJ%3Aelcom.umy.ac.id%2Felschool%2Fmuallimin_muhammadiyah%2Ffile.php%2F1%2Fmateri%2FPPKn%2FCINTA%2520TANAH%2520AIR%255B1%255D.pdf+cinta+tanah+air&hl=id&gl=id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: